CLICK HERE FOR FREE BLOG LAYOUTS, LINK BUTTONS AND MORE! »

Senin, 26 Maret 2012

Anugerah Terindah *Part 1 (Yoshill)

Mario P.O.V
at Global Elementary School

Mungkin aku memang benar-benar berubah sekarang, menurut sahabatku saja, aku udah berubah 180%.
Yatuhan, apa yang terjadi, aku takmau kehilangan sosok yang dulu aku banggakan yang selalu menjadia benteng kesenangan antara teman-temanku, sekarang coba? apa karena kejadian itukah..

Flashback on

''Rio pulang Ma,Pa? ENIBADI HOME?'' kata ku berteriak seakan ini rumah hutan yang tidak ditempatkan oleh semakhluk manusia apapun.
 'Mungkin belom pada pulang kayaknya?' kataku bertanya dalam hati.
Saat aku beranjak keatas aku tersentak kaget Papa berteriak seperti sedang marah?siapa yang dimarahinnya Mamakah? aku pun mengintip perlahan kearah pintu yang terbuka sedikit Hingga sekarang aku melihat Papa yang sedang marah kepada Mama dan Mama pun Menangis Tersedu-sedu, itu yang kulihat.
'APAA? MAMA DIBENTAK PAPA?DAN MAMA NANGIS? kataku menjerit didalam hati, aku mencoba bertahan dan mendegarkan dengan seksama masalah\apa yang sedang terjadi ?Setahuku, mereka belom pernah berantem lhoo!

''SUDAHLAH MA? KALAU MAMA INGIN TINGGAL DAN NIKAH BERSAMA KEKASIH GELAP MAMA ITU SILAHKAN SANA?PAPA TINGGAL MENGURUS SURAT-SURAT UNTUK PERCERAIAN KITA''kata papa membentak mama.
'WATSS? maksudnya Bonyok gue mau CERAI gitu? OHNOOO!!' kataku panik dalam hati. keringet dingin mulai bercucuran dipelipisku Aku menegang seketika badanku lemas.
''OKEE.. HIKSS.. KALAU ITU YANG PAPA MAU SILAHKAN? HIKSS.. PAPA JUGA KAN BERHUBUNGAN DENGAN ASISTEN PAPA YANG BERNAMA SIAPA DEWI ITU KAN HIKSS..''kata mama yang berbicara sambil sesenggukan menahan sungai yang sudah kembali berlinang dimatanya.
''OKE PAPA AKAN URUS PERCERAIAN KITA BESOK!'' kata papa membentak dan pergi meninggalkan mama sendirian

Ceklekk.

''RIO KAMU NGAPAIN DISINI HAH? OH PASTI MAMA KAH YANG MENGAJARKAN UNTUK MENGUPING PEMBICARAAN ORANG LAIN''kata papa membentakku,yang ternyata menangkap basah kalau aku sedang menguping omongan mereka.
seseorang pun keluar dari pintu sambil sesenggukan, oh pasti mama!

''ITUKAN ANAKMU JUGA PA? APA MAKSUDMU?"  kata mama berteriak sambil mendekat padaku.

''OH YA?AKU PIKIR ITULAH ANAKMU DAN BUKAN LAGI ANAKKU'' kata papa ngebentak mama. JEDAARRR hatiku terasa tersambar petir 'Segitukah papa membenci mama sampai akupun dibilang bukan anaknya, sungguh kejam'.

''DASAR LAKI-LAKI BR*NGS*K !'' kata mama tak kalah hebatnya membentak papa , Ohmaigat kenapa jadi begini keluarga tuhan apakah cobaan ini terlalu parah untuk dialamin keluargaku. Aku lihat papa mengangkat tangan mukanya pun sudah berah berasap, dan..

PLAAAKKK 

tamparan keras mendarat di pipi kanan mama.

"JAGA OMONGANMU?" kata papa menampar mama dan meninggalkan rumah untuk sementara ah tidak,mungkin untuk selamanya. :(

''mama, mama gakpapakan?''kataku lirih dan membawa ia kedekapanku.

''ya mama gapapa kok'' kata mama menghapus airmatanya denga ibu jarinya.

Flashback off

'Ah Shit! kenapa teringat itu lagi sih' rutukku dalam hati.

BUUKK

 Aku pun menonjok meja dengan keras, hasilnya semua yang ada dikelas menatapku dengan heran plus takut.

''Apalo semua? liat-liat'' kataku sinis.

Semuanya pun kembali kepada kegiatannya masing-masing. Alivn iel dan cakka pun hanya geleng-geleng kepala melihat kelakuan sahabatnya itu, mungkin itu kejadian sudah berpuluh-puluh kali deh.

''Udahlah bro, ngapain sih lo dipikirin'' kata temenku yang Jangkung manis ini bernama Iel (Gabriel Stevent)  pemuda yang menurutku sifatnya dewasa daripada yang lain.

''Tau daripada lo begitu mending Liat Kegantengan gue'' kata temen gue yang satu dengan pedenya, temen gue yang satu ini mah terkenal pede namanya Cakka (Cakka Nuraga) .

"Ye Ganteng mata lo somplak, yang ada gue kali'' kata temen gue juga namanya Alvin (Alvin Jonathan) yang satu ini kyknya kagak taudah dari tampangnya Cina sipit-sipit gimana getoh tapi katanya dari malang mungkin Cilang* kali dia. (*Cina Malang)

''Heh plis deh yang ada lo kale, gue mah ganteng'' kata Cakka pede sambil menaikkan kerah bajunya.

''Gue kali'' kata alvin gak kalah pede.
''Gue''
"Gue"
"Ih gue, Alvin Kodok''
"ih gue tau, Dasar Cicak''
''Kodok''
''Cicak''
''Kodok'' 
''Cicak''
''Ye sipit''
''Ye Cicak''
"WOY TOP BERISIK LO BEDUA'' kata iel menengahi perkelahian antara 'ALVIN KODOK VS CAKKA CICAK'.
gue pun cuman tersenyum simpul melihat kelakuan mereka, gue memutuskan untuk ke lapangan basket , sekedar main basket aja! 

''Eh yo, mau kemane law?malah ngabur lagi'' kata Iel memanggil dari jauh, gue pun hanya melanjutkan perjalanan.

- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - 

Ashilla P.O.V

'Ah keterlaluan nih! masa lagi enak-enak nyantai udah disuruh-suruh aja gaseru nih!' kata perempuan yang ngedumel sendiri di lorong sekolah, perempuan itu bernama Shilla lengkapnya Ashilla Zahrantiara.
''Shill,Shilla..?'' kata seseorang yang memanggil namaku (*Ah emang namalu shill gimane?)
''Eh sivia kenapa siv?'' kataku menengok kebelakang sambil terus berjalan ya nama perempuan yang tadi manggilku itu Sivia anaknya chubby.
dan..
BRUKKK

Saking gangeliat jalan, inilah pelajaran yang kita dapet terkena tabrakan dengan orang lain.

''Kalau jalan pake mata, jangan pakek kaki!'' kata seseorang yang menabrakku tadi.

''Ye, dimana-mana tuh kalau jalan pake kaki kaua ngeliat pake mata gimana?'' kataku mencak-mencak kedia.

''Oh''kata dia singkat dan dingin. sambil meninggalkan aku di KTP kejadian eh TKP kejadian.

'Yaampun ini anak manis manis tapi cueknya naujubileh' kataku monyong-monyong sendiri.

''Shil, shilla lo gapapakan?'' kata sivia menghampiriku.

''gapapa gimana, jelas-jelas aku jatuh gimana sih Siv?'' kataku sungut-sungut marah kesivia.

''Maaf ya shill'' kata sivia minta maaf, lah kenapa jadi dia yang minta maaf coba, harusnya kan si cowok SUPER NYEBELIN itu.

''ya gapapa, Selaw aja'' kataku tersenyum simpul.

--skip--

Fiuh selesai juga pekerjaan mengantarkan berkas Pak Dave bersama sivia.

''Capek Shill'' kata sivia mengelap keringet yang ada di pelipisnya.

''ya capek banget'' kata ku mengangguk setuju.

''Ke kanti yukk hausssss bangeettt'' kata siviamengelus ngelus tenggorokannya yang menandakan kalau dia itu kehausan.
 ''yuk sipong'' kataku menarik tangan sivia untuk melanjutkan  ketempat surganya penyelamat Perut.
Tiba-tiba saat aku dan sivia ingin kekantin, suara yang keras menghentikan langkah kami.
''SHILLA SIVIA TUNGGUIN KEK'' kata suara yang lebih mirip kearah cowok itu.
''YA HOSH..HOSH.. TUNGGUIN'' kata seseorang yang sekarag suaranya lebih ke perempuanan.
''Ify Agni, kalian kok lari-larian sih'' pekik sivia nyaring.
''Santai sih via, jangan teriak-teriak budek entar gue nih'' kataku melirik tajam kearah sivia, sivia hanya cengengesan gajelas sambil menunjukkan tanda V ditangannya.
'' Kalian mau kekantin kan ikut dong kita capek tau nyari sama ngejar kalian'' mencak seseorang cewek yang suaranya sepertia cowok ya siapa kalau bukan Agni (Agni Nubuwati).
''Ya nih''kata cewek yang emang cewe banget siapa lagi kalau bukan Ify (Alyssa Saufika).
''Yaudah yuk bareng''kata sivia yang sudah beranjak pergi.

- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - 
"huft lega, adem deh'' kata sivia nyengir kuda sambil nyeruput Orange jusnya.
''ya lega deh vi'' kataku ikut-ikutan.
''Eh ke lapangan basket yuk , disitukan hawanya adem noh'' kata si ify menunjukkan lapangan bola basket dengan dagunya yang tirus.
''yuk mareee'' kata agni yang terlebih dulu melenggang pergi.

''yahh ada si sipit'' kata sivia manyun melihat Avin yang sedang main basket bersama temen-temennya.
''yah ada cicak'' kata agni sinis.
'' ada kak iel'' kata ify datar tapi hatinya melonjak-lonjak kegirangan.
''itukan cowok yang tadi aku tabrak'' gumamku.

- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - 

Mario P.O.V

Aku menaikkan sebelah alisku, 'itukan cewek yang tadi nubruk gue' gumamku
''Huwaaa cewek gadungan'' pekik cakka kencang yang menbuatku terlonjak seketika.
''Kurang asin lo ngatain gue cewe gadungan dasar cicak asem'' kata agni. kayaknya bakal terjadi perang nih..
''Eh ada si Siluman'' kata alvin memandang cewek yang berada di sampingnya kini ya siapalagi kalau bukan Sivia.
''Berisik lo sipit'' kata sivia nyubit alvin.
''wadaawww sakit gila lo makan apaan sih perih tau'' kata alvin meringis kesakitan.
'' Wleee :รพ''kata sivia meletin alvin
"kak,kita boleh disini sebentar kan kak, numpang ngadem'' kata ify senyam-senyum kearah gabriel.
''ya boleh kok ifyku'' kata iel cool
yang dibilang pun cuman cengar-cengir.
cewek yang aku tubruk pun akhirnya duduk disebelahku, dari rautnya sih kiatan kalau 'gue-duduk-disebelahlo-terpaksa', ck.
hening itu yang aku rasakan duduk dengan cewek satu ini.
''Heh, minta maaf lo udah nabrak gue terus main nyelonong aja buk--'' katanya terhenti saat keburu kupotong.
"Maaf'' itu kata yang aku ucapkan tanpa babibu panjang lebar.
''Dasar cuek bebek, huh'' katanya cemberut sambil memalingkan wajahnya.
Aku pun cuman tersenyum Simpul.


-To Be continued-

0 komentar:

Poskan Komentar